Ketum Sedulur Jokowi Luruskan Berita & Video Yang Beredar

Dody Zuhdi
0


  



Jakarta - Beredarnya video Ketua Umum Sedulur Jokowi dalam rapat internal DPP di publik menunjukkan bahwa kekuatan relawan Sedulur Jokowi sangat  diperhitungkan oleh para kandidat capres-cawapres di pemilu 2024. Pasalnya Sedulur Jokowi yang memiliki  kepengurusan DPP sebanyak 575 orang,  memiliki 38 DPD Provinsi, 310 kabupaten/kota, dan 19 perwakilan di luar  negeri serta  memiliki 2.2 jt  KTA di seluruh Indonesia dan luar negeri




 Beredarnya berita dan video rapat persiapan rakernas dan arah dukungan relawan Sedulur Jokowi ke paslon capres dan cawapres pemilu 2024, Paiman menegaskan bahwa, itu rapat internal DPP Sedulur Jokowi, di rumah Waketum Agus Toto yang rutin digelar 3 bulan sekali yang kebetulan saya hadir sebagai Ketum Sedulur Jokowi dan bukan atas nama Wamendes. 



Menurutnya, Ini wujud demokrasi dan kebebasan, dan belum memasuki masa kampanye, dimana setiap orang memiliki hak untuk berpendapat dan menentukan sikap, apa saya salah tegak lurus ke Jokowi dan keluarganya, nama relawannya saja Sedulur Jokowi  dan saat saya menyampaikan arahan selaku KETUM, tempatnya di rumah dan dihadapan para anggota DPP, jadi nggak ada hubungannya dengan jabatan saya sebagai Wamendes, ungkap Paiman kepada awak media di Jakarta, Senin, 30 Oktober 2023.



" Saya berharap kita bangsa Indonesia belajar menegakan demokrasi yang sehat dan baik, perbedaan pendapat itu hal biasa, tapi jangan dibiasakan memelintir realitas yang ada atau memutar balikkan fakta, saya berbicara dihadapan anggota relawan pengurus DPP SJ, tempatnya di rumah, hari minggu dan saya selaku Ketua Umum,  masa saya nggak boleh berbicara, mundur dong demokrasi kita," tegasnya.



Paiman juga menegaskan, bahwa kita  sebagai bangsa Indonesia harus saling menghormati, menghargai pendapat dan pilihan masing masing individu, tidak perlu saling menghujat atau menjatuhkan, ujarnya.


"Dalam arahan rapat tersebut saya selaku KETUM menyampaikan agar tegak lurus membantu Gibran sesuai dengan namanya  relawan  Sedulur Jokowi, namun jika ada yang tidak sepaham  dipersilahkan para anggota dan simpatisan Sedulur Jokowi bebas menentukan pilihannya masing-masing sesuai pilihannya," tegasnya.



"Untuk menjaga independensi saya sebagai pejabat negara, maka saya tidak melibatkan diri  dari kepanitiaan, dan menyerahkan sepenuhnya kepada jajaran pengurus DPP yang di komandoi  oleh  bapak Agus Totok dan Prof.Dr. Bambang Saputra,S,H, M.H dan saya tidak perlu tampil karena ada larangan bagi pejabat terlibat kampanye jika tidak ada ijin, maka saya sebagai warga negara Indonesia yang baik, mentaati ketentuan tersebut sehingga saya menyerahkan kegiatan Sedulur Jokowi kepada waketum dan sekjen, justru ini pendidikan politik yang baik dan sehat, yang namanya pertemuan pengurus DPP Sedulur Jokowi boleh dong saya selaku KETUM memberikan pesan-pesan," tambahnya.


" Ini kan dinamika berkembang , saya selaku Ketua Umum menyerap aspirasi dari anggota Sedulur Jokowi untuk tegak lurus ke Gibran, padahal sebelumnya jika Gibran tidak menjadi cawapres saya pribadi cenderung ke Ganjar-Mahfud, tapi ini dalam rapat DPP pertama hampir 99% suara menghendaki mendukung Gibran, jadi selaku Ketua Umum saya serahkan kepada waketum dan sekjen untuk menindaklanjutinya dan saya tidak masuk dalam kepanitiaan," kata Paiman.


Jadi  jelas pilihan Sedulur Jokowi merupakan wujud demokrasi yaitu kebebasan untuk menentukan pilihan, sehingga ngak ada kaitannya dengan jabatan saya sebagai Wamendes. Masyarakat harus belajar makna  demokrasi secara benar dan baik, agar tidak salah mempersepsikan dinamika politik yang berkembang saat ini. Tegas Paiman menutup pembicaraannya.(redd)








Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)