CEO Group, Pada hari Jumat, 13 Maret 2026, Komandan Satgas Citarum Harum Kolonel Inf. Yanto Kusno Hendarto, S.H. melakukan kunjungan ke Sektor 5 Kota Cimahi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung kondisi lingkungan serta memberikan arahan kepada anggota Satgas yang bertugas di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, Dansatgas didampingi oleh Dansektor Kolonel Inf. Kurniawan. Keduanya memberikan arahan kepada anggota Satgas terkait 10 rencana aksi Satgas Citarum Harum tahun 2026 yang akan dilaksanakan dalam upaya pemulihan kualitas lingkungan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.
Selain arahan dari pimpinan Satgas, kegiatan tersebut juga diisi dengan paparan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, drg. Chanifah Listyarini, M.H.M., serta Kasubdis Persampahan, Trendianto Elzim, S.Pd., M.Si. Paparan tersebut membahas kondisi lingkungan di Kota Cimahi, khususnya terkait permasalahan sampah dan limbah.
Dalam penyampaiannya, Kepala DLH Kota Cimahi mengungkapkan bahwa kualitas air di Kota Cimahi saat ini termasuk yang terburuk di Jawa Barat, terutama karena tingginya kandungan bakteri E. coli.
Kondisi Kualitas Air di Kota Cimahi
Memasuki tahun 2026, kualitas air di Kota Cimahi masih menghadapi tantangan besar, terutama pada sumber air permukaan seperti sungai. Berdasarkan data pemantauan terbaru dari DLH Kota Cimahi, beberapa poin penting yang menjadi perhatian antara lain:
1. Kualitas Air Sungai (Air Permukaan)
Secara umum, kondisi air sungai di Kota Cimahi berada dalam keadaan yang memprihatinkan.
Status mutu air: Sebagian besar sungai di wilayah Cimahi berada pada kategori tercemar berat.
Sungai yang terdampak: Sungai Cimahi, Cibaligo, Cibeureum, Cisangkan, dan Cilember.
Penyebab utama pencemaran:
Limbah domestik dari permukiman padat penduduk.
Limbah industri, terutama dari sektor tekstil.
Indeks kualitas air: Nilai Indeks Kualitas Air (IKA) Kota Cimahi tercatat sebagai salah satu yang terendah di Jawa Barat, sehingga mendorong pemerintah kota untuk mempercepat program perbaikan sanitasi dan pengelolaan limbah.
Upaya Perbaikan Lingkungan
Kondisi tersebut menjadi tanggung jawab bersama bagi seluruh pihak untuk mengembalikan kualitas air dan lingkungan di Kota Cimahi agar menjadi lebih baik.
Satgas Citarum Harum menyatakan akan terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup serta instansi terkait lainnya, dalam upaya penanganan pencemaran sungai dan perbaikan lingkungan.
Pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi juga menyambut baik keberadaan dan peran Satgas Citarum Harum Tahun 2026 dalam mendukung percepatan pemulihan kualitas lingkungan di wilayah tersebut.
Dansatgas di dampingi Dansektor Kol Inf kurniawan memberikan arahan kepada anggota terkait 10 rencana aksi yang dilaksanakan oleh Satgas citarum harum tahun 2026, juga dilaksanakan pencerahan oleh Kadis LH kota cimahi ibu drg. Chanifah Listyarini, M.H.M. dan kasubdis persampahan bapak TRENDIANTO ELZIM - S.Pd.,M.Si terkait kondisi lingkungan di kota cimahi baik tetang sampah juga terkait limbah lainnya.
Dari penyampaian ibu kadis di ketahui bahwa kualitas air di kota cimahi terjelek sejawa barat karena banyaknya kandungan e coli.


