Lewat 'Kuciwo', Jessica Novalia Tegaskan Identitas Musik Pop Klasik Bernuansa Jawa

Dody Zuhdi
0



Kediri — Musisi muda Jessica Novalia terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun identitas musik yang kuat dan personal. Pianis klasik asal Kediri kelahiran 19 November ini dikenal konsisten menghadirkan karya-karya bernuansa emosional dengan sentuhan budaya Jawa.


Setelah merilis single “Gendhis”, Jessica kini bersiap membuka tahun 2026 dengan single terbaru “Kuciwo” yang rilis pada 9 Januari 2026.


Menariknya, baik “Gendhis” maupun “Kuciwo” merupakan karya ciptaan Jessica Novalia sendiri, menegaskan posisinya bukan hanya sebagai penyanyi, tetapi juga sebagai pencipta lagu yang menulis dari pengalaman dan perasaan personal.


Single “Gendhis” menjadi pengenalan kuat terhadap karakter musikal Jessica. Mengusung pop klasik dengan balutan string section, piano sebagai elemen utama, serta lirik berbahasa Jawa, lagu ini terasa dramatik dan teatrikal. Emosi yang disajikan mengalir dinamis mulai dari rasa kecewa, marah, sedih, hingga kegelisahan yang kerap muncul akibat konflik dengan orang terdekat.


Sebagai pencipta lagu, Jessica menuangkan cerita dan emosi tersebut secara jujur, tanpa banyak kompromi.

“Di ‘Gendhis’, aku ingin pendengar benar-benar ikut merasakan setiap emosi yang aku tulis. Kalau mereka bisa ikut hanyut, berarti lagunya sampai,” ujar Jessica.


“Gendhis” pun menjadi jembatan emosional menuju karya berikutnya, membuka jalan bagi eksplorasi rasa yang lebih dalam.


Melanjutkan benang merah dari “Gendhis”, Jessica telah merilis “Kuciwo” pada awal Januari 2026 dan video klip Lagu ini sudah bisa disaksikan di channel YouTube @jessicanovalia.


https://youtu.be/Nh3WMvNwwa8?si=XOSZQcCQlUO7kd4m


Tetap mengusung nuansa musik klasik dan orkestra dengan bahasa Jawa, namun dengan emosi yang lebih berlapis dan dewasa.


“Kuciwo” bercerita tentang kekecewaan yang dipendam tentang marah, gemas, sedih, dan rindu yang bercampur menjadi satu. Sebuah konflik batin yang ditulis langsung oleh Jessica dari pengalaman personal.


"Kuciwo’ itu tentang perasaan yang sering kita pendam. Marah tapi rindu, kecewa tapi masih peduli. Lagu ini sangat jujur buat aku,” ungkapnya.


Jessica berharap, pendengar dapat menjadikan lagu ini sebagai ruang untuk merasakan dan merelakan emosi mereka sendiri.


Jessica Novalia bukan nama baru di dunia musik. Ia telah menekuni piano klasik sejak usia delapan tahun, meraih berbagai prestasi di kompetisi piano nasional dan internasional, hingga tampil di beragam panggung musik lintas genre dari jazz hingga rock progresif. Ia juga pernah masuk Top 15 Miss Indonesia 2019, menunjukkan kemampuannya tampil percaya diri di berbagai bidang.


Kini, langkah karier Jessica semakin mantap dengan berada di bawah naungan HA Management, manajemen artis milik Happy Asmara. 


Dukungan manajemen ini menjadi fondasi penting bagi Jessica untuk memperluas jangkauan karyanya di industri musik nasional.

Dengan karya ciptaan sendiri, karakter musik yang kuat, serta identitas budaya yang konsisten, Jessica Novalia hadir sebagai musisi muda yang tidak sekadar mengikuti arus, tetapi membangun jalannya sendiri penuh rasa, jujur, dan berani.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)